Health Mommies News

Viral ! Tak Mampu Beli Susu, Bayi Diberi Kopi : Berikut 10 Fakta Bahaya Kopi Bagi Bayi

Berita tentang seorang bayi bernama Hadijah Haura yang masih berusia 14 bulan asal Desa Tonro Lima, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, menjadi viral di berbagai media. Bayi yang belum genap berusia dua tahun itu mengonsumsi kopi sebanyak 5 gelas dalam sehari atau setara 1,5 liter. 

 

Sumber : Kompas, 2019

Menurut berita di kompas.com (17/09/2019), orangtua Hadijah memberikan kopi sebagai pengganti susu karena kondisi keuangan keluarga yang kurang mampu. Ibu Hadijah mengaku telah memberikan kopi sejak bayi tersebut berusia 6 bulan. Miris sekali ya, mommies.

 

Sumber : Databoks, 2018

Peminat kopi di Indonesia berjumlah  sangat banyak. Menurut Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Kementerian Pertanian pada tahun 2016 mencapai sekitar 250 ribu ton kopi dan terus meningkat. Jumlahnya cukup fantastis kan, mommies? Kafein yang ada di dalam kopi bisa memberikan efek negatif, meskipun kafein juga memberikan efek positif karena membantu kita tetap terjaga dan berenergi apabila dalam batas normal.

Kandungan kafein dalam satu cangkir kopi rata-rata yaitu 100 mg. Sementara itu, batas maksimal konsumsi kafein untuk anak adalah hanya 45 mg atau setara satu kaleng soda. Dikutip dari alodokter.com, konsumsi kafein yang berlebihan hingga mencapai 500-600 mg (5-6 cangkir kopi) dapat menyebabkan efek negatif pada tubuh manusia.

Nah, kira-kira apa saja efek ketika seorang bayi mengonsumsi kopi? Berikut penjelasannya ya, mommies :

1. Menyebabkan gangguan tidur

Kafein dalam jumlah sedikit saja yang dikonsumsi oleh bayi akan membuat tekanan darah dan denyut jantung meningkat, hingga membuat susah tidur.

2. Menyebabkan anak hiperaktif dan turunnya konsentrasi

Peningkatan tekanan darah akibat kafein juga dapat menyebabkan anak menjadi hiperaktif dan sulit untuk berkonsentrasi. Kafein membuat otak dan tubuh bekerja lebih keras daripada seharusnya.

3. Menyebabkan gangguan pencernaan

Kafein dalam kopi membuat asam lambung meningkat dan hal tersebut akan mengakibatkan anak mengalami mulas dan sakit perut.

4. Meningkatkan resiko kekurangan gizi

Kopi tidak mengandung nutrisi seperti vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh anak dalam masa pertumbuhannya, sehingga resiko kekurangan gizi pun akan meningkat.

5. Menyebabkan dehidrasi

Kafein dalam kopi bersifat diuretik, yang artinya tubuh akan diperintahkan untuk mengeluarkan banyak cairan melalui urine dan hal tersebut bisa menyebabkan dehidrasi bila cairan yang keluar terlalu banyak.

6. Menghambat pertumbuhan anak

Kafein dalam kopi akan mengganggu proses penyerapan kalsium dalam tubuh anak, sehingga pertumbuhan tulang anak akan terganggu.

7. Menyebabkan gigi berlubang

Kopi biasanya dikonsumsi dengan tambahan gula atau pemanis lainnya. Jumlah gula yang banyak dapat menyebabkan anak terkena karies gigi atau gigi berlubang.

8. Meningkatkan resiko obesitas

Konsumsi kopi dengan pemanis, gula misalnya, mengandung jumlah kalori yang banyak. Asupan kalori yang berlebihan dari kopi tersebut akan dirubah oleh tubuh menjadi lemak, nah lemak itulah yang akan menimbulkan obesitas dengan berbagai masalah lanjutannya.

9. Menimbulkan efek samping saat berhenti

Kafein merupakan zat yang aditif sehingga saat kebiasaan minum tersebut dihentikan secara mendadak akan muncul efek seperti sakit kepala, nyeri otot, depresi sementara, serta mudah tersinggung.

10. Memperburuk penyakit jantung dan saraf

Kandungan kafein membuat kedua jenis penyakit ini semakin buruk, jadi sebaiknya dihindari.

Setelah mengetahui efek negatif dari kopi untuk bayi, akan lebih baik apabila kita lebih berhati-hati dalam memberikan asupan kepada buah hati kita ya mommies. Semoga bermanfaat. 

 

Sumber :

Sumber gambar :

Ciptaningtyas D. A. Ikaningrum

Seorang Ibu muda yang ingin sepenuhnya membersamai anak di rumah dan menjadikan rumah sebagai tempat bermain yang menyenangkan.
Follow Me:

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *