Lifestyle Travel

Viral!! Aksi Ibu-ibu Jambak Rambut Wanita Muda di KRL, Inilah 6 Etika Orang Jepang Ketika Naik KRL Yang Perlu Dicontoh

Hari ini masyarakat kembali dihebohkan oleh seorang ibu yang menjambak bahkan menampar seorang wanita muda di commuter line (KRL) arah Bogor.

Peristiwa yang terjadi pada hari Sabtu (22/2/2020) pukul 21.15 WIB di gerbong khusus wanita ini. sontak menjadi viral di media sosial hingga saat ini, Minggu (23/2/2020).

Hal ini berawal dari seorang ibu yang sedang duduk di bangku prioritas dan membawa bungkusan makanan. Kebetulan bangku sebelahnya kosong jd dia menaruh bungkusan dibangku kosong itu. Lalu oleh security diingatkan agar menaruh bungkusan tersebut dibawah karena takut jika ada yang mau duduk jadi tidak bisa.” cerita Rina Farzia melalui akun twitternya @rinafarzia.

Mendengar ucapan security tersebut, sang ibu pun tiba-tiba membalasnya. Ia justru langsung menunjuk-nunjuk wanita muda yang duduk tepat di hadapannya. Sang ibu berteriak bahwa jika ada penumpang yang ingin duduk, maka harusnya penumpang tersebut duduk di kursi yang ditempati oleh wanita muda di hadapannya.

Ia pun kemudian berdiri dan menghampiri wanita muda yang berada di hadapannya. Dia pun membentak wanita tersebut dan menarik rambut nya bahkan sampai menampar wanita tersebut dengan keras.

Tidak terima diteriaki, wanita muda berambut panjang itu pun membalas ibu tersebut. Wanita muda itu pun membalas soal bungkusan yang dibawa oleh ibu tersebut. Mendengar perkataan wanita tersebut, sang ibu kembali menjambak rambut wanita muda itu dengan keras. Hal ini membuat penumpang lain pun segera melerai perkelahian tersebut agar tidak semakin memanas.

Dewasa ini Kereta Rel Listrik (KRL) menjadi moda transportasi umum yang diminati warga Jakarta. Terlebih bagi mereka yang bekerja jauh dari rumah. Naik KRL menjadi solusi efektif agar terhindar dari macet. Hal ini karena harga tiket yang terjangkau serta dapat menjangkau banyak kawasan membuat KRL semakin difavoritkan. Namun etika penggunaan KRL di Indonesia masih banyak yang harus diperbaiki. Hal ini berbeda dengan orang – orang Jepang yang memiliki etika baik sehingga layak untuk dicontoh.
Beberapa etika naik transportasi KRL, yang patut dicontoh dari Orang Jepang agar tercipta kenyamanan selama menggunakan transportasi public antara lain :
1. Dilarang menelepon ketika kereta berjalan
Orang Jepang lebih memilih tidak akan menerima telepon ketika sedang naik KRL. Karena KRL merupakan transportasi umum yang suaranya dapat mengganggu penumpang lain. Mereka juga akan mengganti setting ponselnya dalam mode silent. Jika ingin mendengarkan musik atau bermain game, mereka selalu mengenakan earphone.
2. Tidak makan dan minum di dalam kereta
Etika naik KRL yang patut dicontoh dari masyarakat Jepang adalah tidak makan dan minum di dalam kereta. Hal ini karena beberapa jenis makanan atau minuman akan mengeluarkan suara berisik dan bau menyengat.
3. Menaruh barang di bagasi, bukan di kursi
Ketika naik KRL, Orang Jepang akan selalu menaruh barang bawaannya di bagasi yang disediakan. Jika sedang terburu-buru mereka lebih memilih memangku atau menaruh barangnya di bawah kursi yang diduduki, sehingga akan lebih mudah dijangkau dan tidak mengganggu penumpang lain.
4. Berpegang pada grab handle ketika berdiri.
Etika naik KRL selanjutnya adalah berpegangan pada grab handle ketika berdiri. Berpegangan pada grab handle saat berdiri di dalam KRL juga akan memberi kenyamanan bagi penumpang lain. Sebab jika tidak berpegangan pada grab handle, kita bisa kehilangan keseimbangan dan justru mengganggu penumpang lainnya.
5. Menawarkan kursi prioritas pada yang membutuhkan
Setiap transportasi umum biasanya terdapat papan tanda untuk selalu memberikan kursi prioritas kepada beberapa penumpang khusus, seperti wanita hamil, para lansia, dan mereka yang berkebutuhan khusus. Tentu hal ini demi kenyamanan semua penumpang. Jika ingin memberi kursi prioritas pada lansia di Jepang tanpa menyinggung, kita bisa mengucpkan “dozo” dan bergeser sehingga mereka tidak perlu menolak.
6. Teratur saat mengantre di jalur yang disediakan
Etika naik KRL terakhir yang perlu dicontoh dari Orang Jepang adalah keteraturan mereka saat mengantre. Tidak hanya ketika akan keluar atau masuk KRL, di escalator pun mereka akan berbaris rapi di tempat yang telah disediakan.

Source :

www.tribunews.com
www.brilio.net

Hafida Satya Aryani

Mom of Precious Child. Full Stay at Home Mom

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *