Mommies Daily

Tips Memilih Botol Susu Agar Tidak Terjadi Kolik

Proses menyusui adalah perjuangan yang harus dilewati setiap ibu yang berkomitmen untuk memberikan ASI eksklusif pada buah hatinya. Tak jarang berbagai masalah datang, mulai dari anak bingung puting, puting datar, puting lecet, ASI seret, atau bahkan ASI berlebih hingga mastitis. Semua itu membutuhkan perjuangan dan kesabaran bagi setiap ibu yang mengalami nya, baik ibu yang direct breastfeeding maupun yang exclussive pumping.

Proses menyusui adalah perjuangan yang harus dilewati setiap ibu yang berkomitmen untuk memberikan ASI eksklusif pada buah hatinya. Tak jarang berbagai masalah datang, mulai dari anak bingung puting, puting datar, puting lecet, ASI seret, atau bahkan ASI berlebih hingga mastitis. Semua itu membutuhkan perjuangan dan kesabaran bagi setiap ibu yang mengalami nya, baik ibu yang direct breastfeeding maupun yang exclussive pumping.

Bagi ibu yang exclussive pumping atau yang bekerja dan harus meninggalkan anak, maka memilih botol susu yang tepat untuk memberikan ASI adalah penting sekali. Karena kalau salah pilih botol susu bisa saja terjadi drama baru yaitu kolik pada bayi.

Kolik adalah suatu kondisi dimana bayi menangis terus menerus tanpa ada penyebab yang jelas. Biasanya kolik terjadi pada perut bayi yang bergas. Perut bayi yang bergas ini, bisa disebabkan oleh kesalahan dalam pemilihan botol susu dalam pemberian ASIP kepada bayi. Maka dari itu, penting sekali untuk memilih botol susu yang tepat agar tidak terjadi kolik.

Berikut adalah kriteria botol susu yang tepat untuk mencegah kolik:

  1. Terbuat dari bahan yang aman
    Biasanya bahan yang aman adalah yang tidak mengandung Bisphenol A (BPA Free). Beberapa merk botol susu dengan kriteria ini sudah banyak ya, Moms. Jadi aman dan ramah bagi bayi.
  2. Memiliki fitur anti kolik
    Fitur anti kolik yaitu desain botol yang jika dihisap memiliki fitur mengurangi gelembung udara, jadi udara akan masuk ke dalam botol bukan ke perut si kecil. Sehingga si kecil tidak tersedak dan kembung saat menyusu menggunakan botol.
  3. Tidak membuat bingung puting
    Biasanya bayi yang minum susu dengan botol susu biasa rentan sekali bingung puting ketika harus menyusu langsung. Sekarang beberapa merk botol susu telah memiliki inovasi mendesain Nipple botol yang menyerupai puting payudara sehingga bayi merasa seperti menyusu langsung dari payudara ibu dan tidak menyebabkan bingung puting.
  4. Sesuai dengan tahap perkembangan bayi
    Selalu gunakan botol susu yang sesuai dengan usia bayi. Biasanya terdiri beberapa tingkatan dari mulai new born, 1 bulan, 3 bulan, dan 6 bulan keatas.
  5. Mudah digunakan dan dipegang si kecil
    Desain botol yang mudah dipegang bayi, membuatnya belajar minum susu dengan memegang botol nya sendiri. Selain itu, fitur anti tumpah dalam botol susu anti kolik juga memudahkan bayi menyusu dengan nyaman dan nutrisi susu di dalam botol tetap terjaga.

Semoga bermanfaat.

Ziana Walida

Fulltime mother & fulltime learner๐Ÿ’•
Follow Me:

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *