Mommies Daily

Tes Kesehatan Pra Nikah, Why Not? Inilah 8 Poin Rangkaian Tesnya

Mommies, udah denger belom berita terbaru tentang tes kesehatan hingga tes psikologi pra nikah yang sudah mulai diberlakukan di beberapa kota???

 

Ternyata memeriksa kondisi kesehatan pra nikah sangat penting lho. Karena hal ini bisa mendeteksi beragam masalah kesehatan sejak dini, bahkan sejak sebelum muncul gejala-gejalanya.

Kelebihannya tentu saja calon pengantin akan mendapatkan penanganan kesehatan yang lebih gesit dan cepat, sehingga kemungkinan keberhasilan penyembuhannya juga semakin tinggi.

 

Nah, tes kesehatan pra nikah ini sebaiknya dilakukan oleh kedua pasangan sebelum menikah agar tahu bagaimana kondisi kesehatan kita terkini. Khususnya yang berhubungan dengan organ reproduksi atau penyakit keturunan yang selama ini belum disadari, karena tidak semua wanita yang hendak menikah memiliki riwayat kesehatan yang baik. Bahkan terkadang, ada beberapa masalah kesehatan yang mungkin belum terdeteksi selama ini.

 

Apalagi, kalau Anda dan pasangan sudah merencanakan tidak ingin menunda kehamilan. Tentu saja, tes kesehatan pra nikah ini sungguh penting, supaya nantinya tidak mengancam kondisi calon buah hatinya karena kesehatan anak di masa mendatang juga bisa dijaga dengan melakukan cek pra nikah. Jika calon orangtua harus dalam keadaan sehat, maka peluang untuk memiliki keturunan lebih tinggi.

 

Tes kesehatan pra nikah dapat dilakukan di rumah sakit. Rangkaian pemeriksaan tersebut bersifat umum, sehingga kebanyakan rumah sakit menyediakan layanan tersebut. Pilihlah rumah sakit yang terbaik supaya tidak terjadi salah diagnosis karena dapat berbahaya untuk masa depan.

 

Apabila Anda atau pasangan Anda mengalami suatu penyakit, lakukanlah pemeriksaan lanjutan agar penyakit tersebut tidak berkembang. Dengan begitu, hal-hal yang tidak diinginkan pun bisa dihindari. Berikut ini adalah rangkaian tes kesehatan pra nikah :

 

Tes Kesehatan Umum

Pertama, untuk mendaftarkan diri ke KUA, syarat keterangan kesehatan yang harus dipenuhi adalah melakukan tes kesehatan umum dan kehamilan. Ada pula yang juga dibarengi pemeriksaan gigi dan mulut. Untuk tes kehamilan, bisa diketahui melalui tes urin.

 

Sementara tes kesehatan umum meliputi tes gizi dan kesehatan reproduksi. Tes gizi sendiri, terdiri dari mengecek berat badan, tinggi badan, serta tensi. Sedangkan kesehatan reproduksi, biasanya berkisar pada siklus haid dan kapan terakhir haid.

 

Tes Urin

Tes ini berguna untuk mengecek ada atau tidaknya infeksi saluran kemih dan bagaimana kondisi ginjal kita. Pasalnya, jika seorang perempuan positif terinfeksi saluran kemih, kata dokter sih, ini sangat berbahaya saat nanti akan mengandung.

 

Tes Hematologi Rutin

Ketiga, hematologi rutin atau pemeriksaan laju endap darah. Jadi tes ini untuk mengetahui ada tidaknya kelainan pada jumlah sel darah pada kedua calon. Tes ini dapat mendeteksi penyakit-penyakit yang berhubungan sama darah. Misalnya anemia, leukemia, dst, dst.

 

Tes Golongan Darah

Keempat, tes golongan darah. Ini sungguh penting biar kita tahu apa golongan darah pasangan. Serta memperkirakan sifat-sifatnya berdasarkan golongan darah. Eh, tapi becanda, ding. Jadi, tes ini sebetulnya untuk mengetahui golongan darah dan rhesus pada kedua calon. Soalnya, beda rhesus (protein (antigen) yang terdapat pada permukaan sel darah merah) darah antara ibu dengan janin, bisa berakibat fatal bagi janin. Jadi, perlu dicek dulu.

 

Tes Gula Darah

Kelima, tes gula darah. Tes gula darah ini untuk mengecek kondisi hiperglikemia dalam tubuh kita. Hal ini perlu dilakukan, untuk mencegah komplikasi yang disebabkan diabetes saat hamil.

 

Tes HBSAG

Keenam, tes HBsAG, adalah tes untuk mengecek ada atau tidaknya penyakit hepatitis B di dalam tubuh kita. Pasalnya, hepatitis B ini kalau bertahan lama di tubuh seseorang bakal ganggu fungsi hati. Yang jadi masalah kemudian, virus ini mudah menular melalui hubungan intim bahkan bisa ditularkan pada bayi dalam kandungan.

 

Cek Kekebalan Tubuh terhadap TORCH

Ketujuh, mengecek kekebalan calon mempelai perempuan terhadap TORCH, yakni Toxoplasma, Rubella, Cytomegalovirus, dan Herpes Simplex. Pasalnya, jika terinfeksi ketika mengandung atau kurang dari 4 bulan sebelum mengandung, bisa membahayakan kehamilan.

 

Deteksi Penyakit Menular

Kedelapan, mendeteksi penyakit infeksi menular seksual. Dengan melakukan tes VDRL/RPR dapat mendeteksi penyakit sifilis yang menular. Pemeriksaan ini penting supaya segera dapat dilakukan pencegahan jika ada yang terjangkit: biar nggak menular ke pasangan atau ke janin.

 

Dan taukah Mommies, selain kedelapan tes kesehatan di atas, ada pula tes kesehatan pra nikah lain yang juga disarankan. Yakni tes kesehatan mental atau tes psikologi. Tes ini juga disebut dengan konsultasi pra nikah, yang harus dilakukan oleh kedua pasangan supaya hasilnya nggak asal-asalan. Fungsinya, untuk memantapkan kedua pasangan sebelum betul-betul menjadi suami istri. Supaya konflik-konflik yang akan terjadi di babak kehidupan yang baru, dapat diminimalisir dari sekarang.

 

Tes yang disebutkan di atas, sangat disarankan sebaiknya dilakukan 6 bulan sebelum pernikahan ya. Memang tidak diwajibkan semuanya. Apalagi, harganya juga nggak murah. Namun, nggak ada salahnya juga, kan? Bukankah ini yang seharusnya dipersiapkan untuk kamu, pasangan, dan calon anak-anak di masa depan? Masak buat investasi yang beginian, malas dan mikir-mikir?

 

Sumber :

https://www.idntimes.com/health/sex/danti/tes-kesehatan-sebelum-menikah/full

https://www.halodoc.com/kesehatan/cek-pra-nikah

 

Serangkaian Tes Kesehatan yang Perlu Dilakukan Wanita Sebelum Menikah

 

https://mojok.co/red/penjaskes/bukan-cuma-syarat-kua-tes-kesehatan-pranikah-memang-sepenting-itu/

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *