Health Lifestyle

Serangan Tawon Vespa Affinis Tewaskan 10 Orang Di Klaten Sejak Tahun 2017, Inilah Bahaya Tawon Vespa dan Pencegahannya

Hai Mommies. Belakangan ini terror tawon vespa affinis atau yang biasa disebut tawon ndas (kepala dalam bahasa jawa) kembali menyerang warga Klaten, Jawa Tengah. Tercatat sejak tahun 2017 hingga November 2019 sudah ada 10 korban meninggal disengat tawon ini. Sedangkan jumlah korban yang dirawat di rumah sakit akibat sengatan tawon ndas ini lebih dari 250 orang.

“Dari data 2017 itu, ada satu korban meninggal, 2018 ada tujuh korban meninggal dan 2019 ada dua korban meninggal karena sengatan tawon ini,” kata Kasatpol PP yang membidangi Damkar Klaten, Sugeng Haryanto, yang ditemui dalam sosialisasi penatalaksanaan kasus sengatan tawon dan pemberantasan sarang tawon di Klaten, Jawa Tengah, pada Jum’at (22/11/2019). Inilah ciri – ciri Tawon Vespa yang dapat menyebabkan kematian :

Bentuk Tawon Vespa Affnis
Ratu tawon vespa memiliki panjang tubuh 3 cm, pejantannya 2,6 cm dan pekerjanya berukuran 2,2-2,5 cm dan memiliki warna dominan hitam belang kuning atau oranye di bagian perutnya. Bagian kepala berwarna cokelat kemerahan. Tawon ini adalah jenis predator dan bukanlah jenis tawon madu.

Sengatan Tawon Vespa
Tawon ini akan berbahaya bila menyengat secara berkelompok, namun bila hanya satu atau dua ekor tak akan berbahaya. Pada sengatan pertama, tawon jenis ini mengeluarkan fenomena ataupun senyawa yang bisa memicu tawon lain untuk ikut juga menyerang. Tawon ini juga mempunyai keahlian memanggil kelompoknya guna melakukan serangan balik apabila ada yang merusak sarangnya.

Sebaran Spesies
Habitat tawon vespa affinis di sub tropis Asia seperti Sri Lanka, Hong Kong, Burma, Vietnam, Laos,Taiwan, Indonesia sampai Filipina.

Efek Sengatan Tawon Vespa
Mengalami alergi dengan gejala bengkak. Jika tidak ditangani dalam waktu 1 x 24 jam, maka hiperalergi akan meningkat menjadi anafilaksis (alergi berat). Reaksi dari alergi berat akan berdampak pada rusaknya organ tubuh yang dapat berujung pada kematian.

Makan dari Sampah
Tawon vespa affinis bisa hidup dengan makan serangga dan bangkai di sampah warga. Jika sampah tidak ditangani secara benar, maka tawon akan cepat berkembang biak. Hal inilah yang membuat tawon Vespa bisa beradaptasi dengan cepat.

Pencegahan Sengatan Tawon Vespa
Tawon Vespa bisa hidup dengan makan serangga dan bangkai di sampah warga. Oleh karena itu, warga harus membersihkan sampah di sekitar pemukiman mereka, jika tidak akan menjadi sumber makanan dan perkembangbiakan tawon Vespa.
Penanganan terpadu juga diperlukan. Damkar bisa menangani sarang, Dinas Lingkungan Hidup menangani pohon dan sampah, Dinas Kesehatan menangani korban dan sosialisasi. Sehingga upaya pencegahan ini harus melibatkan semua pihak agar berjalan efektif.

Mommies, kita harus selalu waspada tentang bahaya tawon vespa dan pencegahannya. Jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan sekitar ya agar tidak ada sarang tawon vespa affinis di lingkungan kita.

Source:
www.regional.kompas.com
www.inet.detik.com
www.tribunnews.com

Hafida Satya Aryani

Mom of Precious Child. Full Stay at Home Mom

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *