Ibu & Anak Parenting

Mungkinkah Weight Faltering Padahal Anak Gizi Baik?

Haiii momince.. Ketemu lagi nih dengan tulisan aku.. Semoga pada ngga bosen yah.. hehehe.. Kali ini aku mau bahas soal Weight Faltering.. Pasti udah pada mikir apaan tuh?? Okelah kita langsung aja yah..

Moms yang baca tulisanku sebelumnya soal Faltering Growth pasti masih inget kalau aku sedang berusaha buat boost BB baby Q. Nah dari Bulan Oktober lalu aku pun akhirnya telpon ke dokter Spesialis Anak sub spesialis Nutrisi dan Metabolik yang ada di salah satu rumah sakit di Surabaya. Dan akhirnya sampailah di Bulan Februari buat ketemu sama dokternya.. Aslii ini pengalaman pertama ketemu dokter kudu reservasi ber bulan bulan. Fiuuhh..

Finally We Meet The Doctor
Nah setelah kita bawa semua catatan pertumbuhan baby Q, mulai lah DSA plot di laptop dan lain lain nya. Hasilnya? Baby Q status gizi nya baik. Hanya Weight Faltering. DSA juga mulai menanyakan porsi makan baby Q, jam tidur, minum ASI tiap harinya berapa banyak, durasi minumnya berapa lama, dan berapa kali minum ASI dalam sehari.

Apakah Weight Faltering Itu??

Weight Faltering adalah  berat badan dibandingkan dengan tinggi badannya berada di bawah garis median.

https://www.who.int/childgrowth/standards/cht_wfa_girls_z_6_2pdf?ua=1

Jika dilihat pada table diatas, dengan usia baby Q 9 bulan dan berat badannya 7.3 kg pada saat bertemu dengan DSA nutrisi, maka posisi titiknya berada mendekati percentile -2. Sehingga dikategorikan baby Q mengalami weight faltering (berat badan kurang). Apabila weight faltering ini dibiarkan terjadi terus menerus dalam waktu yang lama bisa menyebabkan malnutrisi (berada pada percentile -3) yang akhirnya menjadi salah satu penyebab terjadinya stunting jika tidak segera diintervensi.

Weight Faltering Padahal Anak Gizi Baik

Emang mungkin?? Jawabannya mungkin.. Kok bisa? Nah ini yang terjadi pada baby Q. Jadi baby Q status gizi nya baik. Tahu dari mana? Dari growchart WHO.

https://www.who.int/childgrowth/standards/cht_wfh_girls_z_2_5.pdf?ua=1

Dari table diatas jika di Tarik garis untuk usia 9 bulan dengan berat 7.3 kg dan Panjang badan 70 cm berada pada percentile -1. Dapat disimpulkan masih berada pada status gizi baik. Namun berat badannya yang kurang. Sedangkan untuk tinggi badannya sudah sesuai untuk usia nya.

Solusi Mengatasi Weight Faltering

  1. Perbaiki pola tidur cukup. Usahakan anak jam 9 malam sudah berada pada deep sleep agar hormone pertumbuhan bekerja secara optimal.
  2. Perbanyak asupan MPASI dengan makanan tinggi kalori, tinggi lemak dan tinggi protein. Tidak perlu takut kolesterol. Karena anak butuh lemak.
  3. Perbanyak ASI. Kebutuhan air untuk anak umur 9 bulan sekitar 900ml.
  4. Jika memang dirasa kebutuhan ASI kurang mencukupi, DSA akan memberikan tambahan susu high calories untuk membantu agar anak tetap mendapatkan kalori yang dibutuhkan oleh tubuh. Sekali lagi penggunaan susu ini harus atas advice DSA ya Moms.

Sekali lagi saya ngga pernah bosen menyampaikan bahwa tulisan saya ini hasil konsultasi saya dengan DSA. Tidak untuk menjadi acuan para mommies mengambil judge anak moms semua. Monggo jika memang ada yang kurang sesuai dengan perkembangan anak moms segera konsultasi dengan tenaga medis lainnya. Sebelum terlambat ada baiknya untuk tetap dipantau setiap bulannya di KMS. Weight Faltering adalah   berat badan dibandingkan dengan tinggi badannya berada di bawah garis median.

Buat para Moms yang sedang usaha boost BB anak, tenang Moms.. kalian ngga sendirian kok.. I feel you.. Yang paling penting tetap semangat Moms kasih yang terbaik buat anak.

Salam Hangat Penuh Cinta

Hafida

Hafida Satya Aryani

Hafida Satya Aryani

Mom of Precious Child. Full Stay at Home Mom

Related Posts