Health Kehamilan Mommies Info

Kehamilan dengan Plasenta Previa, Apakah Mungkin Melahirkan Secara Normal?

Kehamilan merupakan suatu hal yang membahagiakan bagi pasangan suami istri. Setelah dinyatakan positif hamil seorang wanita akan menjalani proses kehamilan sekitar 40 minggu lamanya. Kehamilan yang sehat dan persalinan yang lancar merupakan harapan bagi setiap ibu hamil.

 

Namun, terkadang terdapat suatu kendala  yang tidak dapat kita kendalikan dalam kehamilan. Memang tidak dapat kita pungkiri, kehamilan memiliki banyak resiko yang dapat dialami oleh seorang wanita yang tengah hamil. Mulai dari kendala yang ringan hingga kendala yang berat sehingga dapat menyebabkan ibu hamil harus melahirkan dengan cara sesar.

 

Plasenta previa merupakan salah satu kendala yang dapat dialami oleh ibu hamil saat memasuki trimester kedua. Pada umumnya plasenta terletak pada sisi atas rahim dan jauh dari jalan lahir. Tetapi pada kasus ini plasenta terletak di bagian bawah rahim. Karena posisinya yang berada di bagian bawah maka plasenta dapat menutupi bagian jalan lahir ketika proses persalinan. Sehingga dokter akan mengambil tindakan operasi sesar demi keselamatan ibu dan bayi.

 

Kondisi ini biasanya ditandai dengan terjadinya pendarahan. Dokter biasanya akan menyarankan ibu hamil dengan kondisi plasenta letak rendah untuk istirahat total atau biasa disebut bedrest. Selain itu, juga harus rutin memeriksakan kehamilan ke dokter untuk mengetahui kondisi plasenta.

 

Lantas masih adakah kemungkinan ibu hamil yang mengalami plasenta previa dapat melahirkan secara normal? Rahim wanita hamil dapat diibaratkan seperti balon yang dapat terus mengembang saat ditiup. Begitu juga dengan posisi plasenta yang masih dapat berpindah posisi ke bagian atas seiring membesarnya rahim. Pada akhir kehamilan menjelang beberapa minggu sebelum proses persalinan, biasanya dokter akan mengecek kembali letak plasenta, apakah plasenta menutupi jalan lahir atau tidak. Plasenta yang dalam posisi di rahim bagian bawah sendiri terdapat tiga jenis, yaitu :

 

jenis plasenta previa

  1. Plasenta previa totalis

 

Pada keadaan ini plasenta menutupi seluruh jalan lahir. Apabila kondisi ini masih tetap hingga menjelang persalinan maka dokter akan mengambil tindakan operasi sesar. Karena apabila melalui persalinan normal atau dalam istilah medis disebut pervaginam, dapat berisiko tinggi menyebabkan pendarahan.

 

  1. Plasenta previa partialis

 

Plasenta previa partialis yaitu kondisi dimana sebagian jalan lahir tertutupi oleh plasenta. Pada kondisi ini biasanya dokter juga akan mengambil tindakan operasi sesar karena masih berisiko tinggi mengalami pendarahan.

 

  1. Plasenta previa marginalis

 

Letak plasenta berjenis marginalis atau juga bisa disebut dengan low laying placenta ini berada di dekat atau tepat di tepi jalan lahir. Namun, plasenta sama sekali tidak menutupi jalan lahir. Sehingga pada kondisi ini ibu hamil masih bisa melahirkan secara normal jika tidak ada kendala kehamilan lainnya.

 

Jadi, Mommies tidak perlu khawatir lagi apabila mengalami plasenta previa. Masih terdapat kemungkinan untuk persalinan secara normal pervaginam . Karena masih ada kemungkinan plasenta akan berpindah posisi menjauhi jalan lahir.

 

 

Sumber :

 

Sumber Gambar :

Ayu Putri

Seorang ibu rumah tangga yang berusaha menjadi bermanfaat untuk sesama.
Follow Me:

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *