Kehamilan Mommies Daily

Irish Bella Umumkan Hamil Anak Kembar, Simak Tips Kurangi Morning Sickness Pada Awal Kehamilan

Setelah Syahnaz Sadiqah, pesinetron dan juga adik kandung Raffi Ahmad yang umumkan kabar kehamilan anak kembarnya, belum lama ini Ibel dan Amar Zoni mengumumkan mengenai kehamilan Ibel yang diketahui ternyata kembar. Hal ini diketahui ketika Amar Zoni memperlihatkan layar USG di dokter kandungan baru-baru ini. Namun Sampai sekarang, Ammar Zoni dan Irish Bella belum mengetahui jenis kelamin bayi mereka.

Selamat ya Ammar Zoni dan Irish Bella. Semoga calon ibu selalu sehat dan dilancarkan sampai melahirkan.


Nah Mommies, berbicara mengenai hamil anak kembar, ada beberapa hal yang Moms harus tahu nih. Dilansir Today Parents, hamil anak kembar itu berbeda dengan hamil satu anak, Moms. Tenang saja Moms, kali ini yuk coba kita simak bagaimana cara mengatasi morning sickness pada ibu hamil, terutama di trimester awal kehamilan.

Apa Itu Morning Sickness
Morning sickness adalah mual dan muntah yang biasanya terjadi pada masa awal kehamilan. Morning sickness tidak hanya terjadi pada pagi hari, ibu hamil juga dapat mengalami morning sickness pada siang, malam, bahkan sepanjang hari.
Penyebab Morning Sickness
Perubahan hormon pada trimester pertama kehamilan diduga menjadi salah satu penyebab morning sickness. Beberapa pakar menduga bahwa ada kaitan antara hCG dengan terjadinya morning sickness. Human chorionic gonadoptrin (hCG) merupakan hormon yang terbentuk selama masa kehamilan.
Selain disebabkan oleh hormon, morning sickness juga dipengaruhi oleh kemampuan indera penciuman wanita hamil yang meningkat secara signifikan. Hal ini membuat ibu hamil sensitif terhadap bau dan kondisi ini dapat memicu rasa mual.


Cara Mengatasi Morning Sickness
• Beristirahat dengan cukup karena kelelahan dapat memperparah morning sickness.
• Ketika bangun tidur di pagi hari, sebelum beranjak dari tempat tidur, cobalah langsung makan sedikit roti kering atau biskuit. Lakukan juga ketika terbangun pada malam hari.
• Minum air putih yang cukup pada pagi hari bisa membantu mengurangi rasa mual.
• Sebaiknya jangan makan makanan yang panas, karena aromanya akan lebih tercium dibanding ketika makanannya sudah lebih dingin.
• Pilihlah makanan yang tinggi kandungan protein dan karbohidrat serta mudah dicerna, misalnya keju, kraker, susu dan yoghurt, selai kacang, atau apel.
• Hindari makanan yang berlemak, mengandung garam tinggi, dan pedas.
• Sebaiknya makan dengan porsi sedikit tetapi sering daripada porsi besar sekaligus. Ibu hamil sering merasa lapar, biasanya setiap 1-2 jam.
• Konsumsi jahe atau produk berbahan dasar jahe, seperti minuman jahe atau permen jahe, untuk mengurangi rasa mual.
• Hindari makanan atau bau-bauan yang dapat memicu rasa mual.
• Mommies dapat berjalan-jalan di luar rumah pada pagi hari atau sore hari untuk mendapat udara segar. Jangan lupa untuk membuka jendela agar sirkulasi udara di dalam rumah baik.
• Ibu hamil dilarang merokok dan disarankan untuk selalu menjauhi asap rokok agar tidak mudah mual.
• Konsumsi makanan yang mengandung vitamin B6, seperti biji-bijian utuh, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
• Konsumsi suplemen, seperti vitamin B6, sesuai anjuran dokter.
• Jangan terlalu memikirkan morning sickness. Alihkan perhatian Moms pada aktivitas ringan yang menyenangkan.

Seiring pertambahan usia janin, gejala morning sickness akan membaik. Pada umumnya, gejala akan hilang ketika kandungan berusia 12 minggu. Namun, ada juga wanita yang mengalami morning sickness untuk waktu yang lebih lama, misalnya selama 3 hingga 4 bulan, bahkan sepanjang kehamilan.
Pada sebagian kasus, tidak sedikit ibu hamil yang mengalami mual dan muntah parah, atau lebih dikenal dengan istilah hiperemesis gravidarum (HG). Ibu hamil yang mengalami HG tidak dapat memasukkan makanan dan minuman, karena muntah yang terlalu sering dan berkepanjangan.

Pada beberapa wanita yang mengalami HG, muntah dapat terjadi lebih dari lima puluh kali dalam sehari. Di samping itu, gejala morning sickness pada penderita HG dapat berlanjut hingga melahirkan. Penderita HG juga berisiko mengalami penurunan berat badan dan dehidrasi, yang berbahaya bagi keselamatan ibu dan janin. Oleh karena itu, kondisi HG memerlukan penanganan medis.

Jika cara-cara di atas tidak meringankan gejala morning sickness, Moms dapat menghubungi dokter kandungan Moms ya agar gejala – gejala yang Moms alami dapat berkurang dan Mommies dapat menikmati kehamilan Mommies..

Salam Hangat Penuh Cnta

Hafida

Source:
www.alodokter.com
www.haibunda.com

Hafida Satya Aryani

Mom of Precious Child. Full Stay at Home Mom

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *