Mommies Daily Mommies News

Heboh! Dedy Susanto Terkena Kasus Pelecehan Seksual, Berikut Kriteria Psikolog Berkualitas Agar Kesehatan Jiwa Terjamin

Baru-baru ini di media sosial instagram ramai mengenai kasus Dedy Susanto. Seorang Doktor Psikologi yang telah lama berkecimpung sebagai trainer dan hipnoterapis. Bahkan hingga kini kasus yang menimpanya pun melebar.

 

Kasus yang dialami oleh Doktor Psikologi tersebut diviralkan oleh akun instagram yang bernama @revinavt. Berawal dari keraguan akan lisensi yang dimiliki oleh yang bersangkutan hingga melebar menjadi kasus pelecehan seksual. Sampai saat ini masih belum ada kejelasan, hanya saja menurut akun yang memviralkan sedang berusaha untuk mengumpulkan bukti agar dapat dibawa ke meja hijau.

 

Kasus yang menimpa Dedy Susanto tersebut membuat bertanya-tanya berbagai pihak, kira-kira psikolog atau ahli jiwa yang seperti apa yang sebaiknya Anda datangi ketika merasa memiliki masalah kejiwaan misal depresi, trauma dan lain-lain. Faktanya masalah jiwa dapat memberikan pengaruh yang banyak bagi kesehatan dan bagaimana hidup Anda berjalan. 

 

Oleh karenanya, akan lebih baik apabila Anda mengetahui apa saja syarat yang harus dimiliki oleh seseorang agar dapat menterapi atau menjadi psikolog dalam mengatasi masalah kejiwaan yang Anda alami. Menurut Ikatan Psikologi Klinis (IPK) Indonesia Wilayah Jakarta psikolog yang berkualitas perlu memiliki lisensi yang dapat dipertanggungjawabkan, diantaranya :

  1. SIPP (Surat Ijin Praktek Psikologi) yang diterbitkan oleh Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI)
  2. SSP (Surat Sebutan Psikolog) yang diterbitkan oleh HIMPSI
  3. STR (Surat Tanda Registrasi) yang diberikan oleh pemerintah pusat
  4. SIPPK (Surat Ijin Praktik Psikolog Klinis) sebagai bukti bahwa psikolog berwenang untuk menjalankan praktik

Selain lisensi, sebaiknya Anda memahami beberapa kode etik atau batasan bagi seorang psikolog bagi kliennya. Hal tersebut mencegah terjadinya kerugian bagi Anda sebagai klien. Berikut 3 hal yang tidak boleh dilakukan oleh seorang psikolog atau ahli jiwa terhadap kliennya:

  1. Membuka hasil pemeriksaan psikologi atau tidak menjaga privasi klien
  2. Melakukan pelecehan seksual dalam bentuk apapun, meliputi cumbuan fisik hingga permintaan melakukan hubungan seks
  3. Melakukan pelecehan dalam bentuk lainnya, seperti menyinggung klien berdasarkan suku, ras, atau agama tertentu

Kasus yang menimpa Dedy Susanto akan membuka mata banyak orang agar lebih mawas diri dan berhati-hati ketika mempercayakan kesehatan jiwa kita. Setelah mengetahui lisensi apa yang harus dimiliki oleh seorang psikolog atau ahli jiwa dan kode etik yang harus ditaati, Anda dapat menemukan psikolog yang berkualitas dan kesehatan jiwa lebih terjamin. Semoga bermanfaat, mommies.

 

Sumber :

 

 

Sumber gambar :

 

  • www.tribunnews.com

 

Ciptaningtyas D. A. Ikaningrum

Seorang Ibu muda yang ingin sepenuhnya membersamai anak di rumah dan menjadikan rumah sebagai tempat bermain yang menyenangkan.
Follow Me:

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *