Health Lifestyle

Hari AIDS Sedunia, Inilah Bahaya Penyakit HIV/AIDS

Hai Mommies.. Setiap tanggal 1 Desember diperingati sebagai Hari AIDS sedunia. Tahun ini WHO
mengangkat tema “Endingthe HIV/AIDS Epidemic: Community by Community.” Menurut data WHO, pada akhir tahun 2018bada sekitar 37,9 juta orang yang hidup dengan WHO di seluruh dunia. Saat ini, WHO merekomendasikan penggunaan tes cepat ganda HIV / Sifilis untuk menghilangkan pnularan kedua
infeksi dari ibu ke bayi sehingga angka kematian dapat menurun.
Apa Itu HIV/AIDS?
HIV (Human Immunodeficiency Virus) merupakan virus yang dapat menurunkan system kekebalan tubuh
sehingga jika semakin parah akan berkembang menjadi AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome).
AIDS seringkali muncul disertai dengan penyakit lan, misalnya kanker. Hal ini karena pada orang yang terjangkit HIV/AIDS membuat system kekebalan
tubuhnya semakin lemah.
Gejala HIV/AIDS
HIV muncul disertai dengan gejala yang mirip dengan infeksi virus lainnya, diantaranya :
1. Demam
2. Sakit kepala
3. Kelelahan
4. Nyeri otot
5. Berat badan turun
6. Pembengkakan kelenjar getah bening di tenggorokan, ketiak, pangkal paha.
Jika HIV dibiarkan, makan akan meningkat menjadi AIDS yang gejala umumnya menjadi lebih parah,
diantaranya :
1. Sariawan, luka pada lidah atau mulut karena infeksi jamur
2. Infeksi jamur vagina yang parah
3. Penyakit radang panggul kronis
4. Kelelahan ekstrem yang sering disertai pusing
5. Berat badan turun lebih dari 5 kg
6. Lebih mudah mengalami memar
7. Sering diare
8. Sering demam
9. Pembengkakan kelenjar getah bening di tenggorokan, ketiak, pangkal paha
10. Batuk kering terus menerus
11. Sering mengalami sesak nafas
12. Pendarahan pada kulit, mulut, hidung, anus, vagina tanpa sebab
13. Sering ruam kulit
14. Nyeri pada tangan dan kaki
15. Hilangnya kekuatan otot
16. Perubahan kepribadian
Penyebab HIV/AIDS
Selain kontak seksual, beberapa penularan HIV/AIDS bisa melalui beberapa cara:
1. Pengunaan jarum suntik dan peralatan suntik dengan orang yang terkontaminasi HIV
2. Penggunaan tato dan body piercing yang tidak disterilkan dan pernah dipakai ODHA
3. Dari seorang ibu dengan HIV kepada bayinya
4. Memiliki penyakit menular seksual (PMS)
5. Adanya kontak dari orang yang memiliki infeksi HIV pada luka terbuka yang kita miliki
Bahaya HIV/AIDS
1. Infeksi
Infeksi yang dapat muncul bisa terjadi lebih dari satu dan dalam waktu yang bersamaan.
2. Kanker
Jenis kanker yang dapat muncul biasanya kanker paru – paru, kanker ginjal, kanker limfoma, dan
sarcoma kaposi.
3. Tuberkolosis
Merupakan penyebab utama kematian ODHA. Hal ini karena ODHA sangat rentan terhadap virus.
4. Herpes
Virus herpes ditularkan melalui air liur, darah, urin, air mani, dan ASI. Jika system kekebalan tubuh melemah, dapat menyebabkan kerusakan pada mata, saluran pencernaan, paru – paru, atau
organ lain.
5. Kandidiasis
Infeksi jamur yang sering terjadi dan menyebabkan lapisan putih dan menebal pada selaput lendir mulut, lidah, kerongkongan, dan vagina.
6. Kriptokokus Meningitis
Merupakan infeksi saraf umum pusat akibat HIV/AIDS karena jamur.
7. Toksoplasma
Infeksi yang penularannya dari hewan terutama kucing. Jika tidak segera ditangani, dapat menyebabkan infeksi otak serius seperti ensefalitis.
8. Cryptosporidiosis
Disebabkan oleh parasit usus yang umumnya ditemukan pada hewan. Pada ODHA hal ini dapat menyebabkan diare parah.
Cara Mencegah HIV/AIDS
1. Gaya Hidup sehat dengan makan gizi seimbang
2. Istirahat cukup dan rutin olahraga
3. Kelola stress
4. Stop merokok
5. Hindari obat – obatan terlarang, alcohol, penggunaan jarum suntik sembarangan
6. Jangan melakukan seks selain dengan pasangan
Source :
www.alodokter.com
www.hellosehat.com
www.tribunnews.com
www.halodoc.com

Hafida Satya Aryani

Mom of Precious Child. Full Stay at Home Mom

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *