Mommies Daily Mommies Info Mommies News

Covid-19: Less Waste Selama Berada Di Rumah

Jumlah pasien positif corona di Indonesia, semakin hari semakin meningkat. Salah satu cara yang ditempuh agar penyebaran virus bisa lebih diminimalisir adalah dengan berdiam di rumah saja seperti bekerja dan bersekolah dari rumah. Namun demikian, ada satu pekerjaan besar ketika sebagian besar kegiatan dilakukan di rumah, yaitu menumpuknya sampah.

Produksi sampah rumah tangga memang tidak bisa dihindari. Mulai dari sampah sisa makanan bagi yang memasak di rumah ataupun sampah plastik, sterofoam, bubble wrap, bagi yang sering memesan makanan melalui online. Ketika hari sedang berjalan normal, akan cukup mudah bagi kita untuk memilah sampah yang akan disalurkan dan diolah sendiri. Namun ketika saat pandemi seperti ini, ada kesulitan tersendiri karena keterbatasan aktifitas.

Meskipun tidak bisa menghilangkan sama sekali, salah satu hal yang bisa dilakukan agar sampah tidak terlalu menumpuk banyak di rumah adalah dengan melakukan less waste (mengurangi sampah).

Metode tersebut akan cukup sulit diterapkan jika kita tidak memiliki sebab yang kuat “mengapa” itu harus dilakukan. Jadi, alangkah baiknya jika kita temukan minimal satu saja alasan yang mendasarinya. Misal, agar tidak banyak sampah plastik yang menumpuk di rumah, karena kita sendiri tidak tahu akan diapakan plastik itu, untuk mengurangi polusi udara di sekitar kita ataupun sekedar untuk mengirit pengeluaran agar tidak terlalu sering membeli makanan melalui online pun bisa menjadi suatu dasar.

Setelah kita temukan sebab terkuat agar kita mau berusaha mengurangi sampah, kita bisa melihat dan mengingat-ingat isi dari tong sampah kita akhir-akhir ini. Seperti sampah plastik, sampah organik ataupun sampak kertas, botol dsb. Lalu, lakukan beberapa langkah berikut:

1. Refuse
: Yaitu menolak barang yang tidak kita perlukan. Misal, kita tolak plastik yang diberikan oleh penjual karena kita sudah membawa wadah sendiri untuk barang belanjaan kita. Saat pandemi covid-19 ini, kita bisa mengganti masker medis dengan masker kain biasa sebagai pelindung.

2. Reduce
: Adalah mengurangi barang yang kita perlukan. Misal, dalam satu bulan kita menggunakan sampo sachetan agar lebih simpel, sehingga bungkus sampah plastik sampo tersebut sangat banyak. Ada baiknya kita menggantinya dengan membeli sampo botol sedang misalkan untuk meminimalisir sampah dari barang yang kita perlukan.

3. Reuse
: Menggunakan kembali (repurpose) barang yang sudah kita miliki. Misalnya, kita memiliki plastik koleksi sebelum kita memulai untuk mengurangi sampah. Kita bisa mencuci terlebih dahulu plastik tersebut, dikeringkan, lalu dipakai kembali.

4. Recycle
: Mendaur ulang barang yang kita miliki. Hal ini bisa kita lakukan, baik secara mandiri atau dengan mengumpulkannya kepada kolektor sampah terdekat. Secara mandiri, kita bisa mengubah bungkus sabun menjadi tas atau minyak jelantah menjadi sabun.

5. Rot
: Mengompos sampah lainnya. Banyak metode serta media yang bisa diterapkan untuk mengompos. Media yang bisa dipakai antara lain karung, keranjang takakura dsb. Metodenya pun beragam, mulai dari metode pot, metode brown-green-brown-green, dsb. Bisa kita pelajari lebih lanjut dengan para mommies lain yang sudah terbiasa mengompos ya, mom.

Kelima hal tersebut dikenal dengan 5R dari Bea Jhonson dalam bukunya Zero Waste Home. Jika kesulitan untuk melakukan kelima langkah tersebut untuk less waste, secara perlahan melakukan beberapa langkah tidak masalah, semampu kita. Semoga sampah yang kita hasilkan bisa semakin kita kendalikan.

Sumber bacaan:

https://cleanomic.co.id/zerowaste-atau-lesswaste/

Sumber gambar:

https://m.dream.co.id/amp/lifestyle/cara-hidup-sehat-dengan-zero-waste-3r-saja-tidak-cukup-190611x.html

Five Ways to Reduce Your Carbon Footprint

Maulia Nur Adrianisah

Saya seorang wanita yg bangga memiliki profesi utama menjadi ibu rumah tangga. Juga seorang istri dari sesosok laki-laki yg senang mengajar dan menulis. Namun lebih terlihat cahayanya ketika menulis, lalu tanpa disadari saya pun mengikuti jejaknya. Semoga apapun yg kami tuliskan, bermanfaat bagi banyak orang, khususnya kami sendiri sebagai manusia yg masih perlu banyak belajar.
Follow Me:

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *