Ibu & Anak Mommies Daily Mommies Info Parenting

5 Trik Jitu Menghadapi Si Terrible Two Ketika Anak Berusia Jelang 2 Tahun

Mommies, pernah dengar istilah terrible two? Suatu istilah yang digunakan pada fase anak menjelang dan selama usia 2 tahun. Masa-masa terkadang orang tua mulai merasakan tantrum atau sikap tempramen pada anak. Meski tahap tumbuh kembang tiap anak berbeda, saraf yang saling terhubung di otak anak usia 2 tahun sudah tidak terhitung jumlahnya. Otaknya sudah banyak berperan dalam beberapa fungsi seperti emosi, memori dan tingkah laku.

Dalam perkembangan emosi dan sosial di usia tersebut, anak belajar mengenali dan mengendalikan emosinya. Selain itu, anak juga belum bisa mengungkapkan apa yang dirasakannya. Sehingga perilaku yang timbul biasanya seperti menangis berguling-guling, menjerit, memukul, menggigit dan sebagainya. Ketika anak mulai berperilaku tantrum, orang tua perlu belajar untuk menenangkannya. Berikut ini adalah tips untuk menghadapi si terrible two :

Pahami Kebutuhan Anak
Anak melakukan suatu perilaku pasti ada sebabnya. Orang tua perlu mengetahui penyebab anak bersikap tempramen, apakah karena ingin mendapatkan perhatian. Kenali juga jam lapar atau tidur anak, anak menjadi berubah sikapnya bisa jadi karena lelah fisiknya. Bisa juga karena anak tidak nyaman berada di situasi atau suasana baru. Selain itu bisa disebabkan si anak meniru perilaku orang lain atau tontonannya.  Atau kemungkinan kehilangan figur yang disayangi anak.

 

Berikan Kebebasan Berekspresi.
Bisa jadi anak melakukan sikap tempramen karena kurang leluasa dalam suasana tertentu atau butuh menyalurkan energinya. Sehingga ada baiknya Mommies meluangkan waktu bermain bersama. Saat ini banyak sekali tutorial membuat permainan anak usia 2 tahun, bisa juga sekedar membebaskan bermain dengan alat-alat di rumah yang tidak membahayakan atau permainan yang hanya membutuhkan tubuh Mommies saja.

 

Kondisikan Lingkungan
Jika Mommies merasa perlu melakukan teknik pengabaian, pastikan lingkungan sekitar anak adalah aman. Tidak ada benda-benda berbahaya yang bisa dijangkau anak untuk menghasilkan perilaku berlebihan lainnya. Jika dalam keadaan bermain, jauhkan segera dari kawan-kawannya.

 

Alihkan Perhatiannya
Mommies bisa coba alihkan perhatian anak dengan sesuatu hal yang menarik karena anak mudah terdistraksi. Misalnya melihat langit, mobil-mobil, gemericik air atau mengajaknya bermain bersama kesukaannya.

 

Ajaklah dengan Bersikap Lembut
Anak yang mulai melawan, terkadang membuat emosi Mommies juga tersulut. Mommies perlu memastikan diri dulu untuk tidak terpancing emosi. Saat anak misalnya mulai memukul, pegang tangannya katakan dengan lembut bernada tegas, “Tidak boleh, sakit.” Anak akan belajar memahami sikap yang baik dan tidak. Kemudian berikan pelukan saat dirasa emosi negatifnya mereda. Setelah itu lakukan pembicaraan dengan lembut agar anak mengenali jenis emosi yang baru saja terjadi padanya.

Selain Mommies yang belajar pada terrible two, anak juga belajar dalam pengenalan emosinya. Mereka akan mulai pintar dan bisa diajak bernegosiasi. Semoga terrible two bisa berubah menjadi terrific two ya Mommies!

Sumber:
https://www.alodokter.com/idealnya-tumbuh-kembang-anak-2-tahun-adalah-seperti-ini

Afifah, Nurul. 2019.  Don’t be Angry Mom. Jakarta. Serambi Baru.

https://www.google.com/amp/s/m.klikdokter.com/amp/3627983/anak-tantrum-dibujuk-atau-dibiarkan-saja

Sumber gambar:

Wowparenting.com

April Fatmasari

Seorang istri sekaligus ibu rumah tangga yang masih belajar memaknai universitas kehidupan dengan tulisan.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *